Travel Fotografi Tips

8 Tips Mengambil Foto yang Keren Saat Travelling

Memasuki masa liburan atau kembali ke kampung halaman, menjadi masa yang ditunggu-tunggu. Apapun rencana kamu, entah itu berpetualang ke tempat baru atau sekedar berpergian bersama orang-orang terdekat. Sayang sekali jika momen-momen menyenangkan dan penuh kesan ini tidak didokumentasikan dengan baik.

Kita punya beberapa tips yang mungkin berguna untuk kamu mengabadikan momen-momen berharga saat travelling atau mudik. Simak tips berikut ini:

1. Bangun lebih pagi & tidur lebih malam!

The early bird gets the worm” atau kalau peribahasa yang disering dikenal di Indonesia “Telat bangun, rejeki dipatok ayam” ini juga berlaku untuk fotografi apalagi pada saat travelling, kbaik dalam mengbadikanfoto landscape atau pemandangan alam, maupun cityscape atau pemandangan  kota. Lighting adalah esensi paling penting dalam foto dalam menentukan mood sebuah landscape photography . Agar mendapatkan hasil foto yang maksimal, pastikan kamu tidak melewatkan apa yang disebut dengan“Golden Hours” yang terjadi pada 1 jam setelah sunrise dan 1 jam sebelum sunset. Golden hours adalah saat di mana matahari berada pada posisi rendah dan tidak jauh dari horison, sehingga menghasilkan cahaya yang lembut dan berwarna kemerah-merahan. Cahaya matahari pada jam-jam tersebut ditambah dengan cahaya yang terbias dari permukaan air laut, dapat menghasilkan karya fotografi dengan nuansa yang romantis ataupun dramatis.

Sedangkan, komposisi dimalam hari, kita mengandalkan lampu-lampu cantik yang menghiasi nightlife seperti suasana Tokyo, Jepang pada malam hari (lihat foto di atas) Di samping itu, kamu dapat sedikit berkesperimen dengan lensa dan menghasilkan foto-foto dengan tehnik fotografi “bokeh”. Tehnik ini dapat membuat subjek foto yang kamu pilih (pasangan kamu misalnya) mendapatkan fokus dengan nuansa dramatis dengan latar belakang bulatan-bulatan cahaya lampu yang buram (blur).

2. Lakukan ‘research’ sebelum bepergian

Sebenarnya, berlibur tanpa agenda yang detail dapat menjadi keasyikkan tersendiri, kamu mungkin dapat menemukan hal-hal yang tidak kamu temui jika liburan kamu terlalu well-planed.

Namun jika kamu ingin menghemat waktu dan biaya dalam menghasilkan karya fotografi yang baik ada baiknya kamu melakukan research singkat, seperti googling, researching di social media menggunakan hashtag, atau baca review dari para visitor dan perhatikan rekomendasi untuk spot-spot foto yang bagus di sana. Melakukan research mengenai sejarah atau cerita sebuah tempat, bisa memudahkan kamu untuk menghasilkan karya fotografi dengan perspektif unik; yaitu karya fotografi yang memiliki cerita.

3. Berinteraksi dengan masyarakat lokal 

Ini adalah jurus jitu kamu untuk bisa mengambil gambar yang bermakna dan bercerita. Istilah “Tak kenal maka tak sayang” ini juga berlaku ketika kamu ingin memotret sosok orang lain yang kamu tidak kenal sebelumnya. Sapalah dengan bahasa mereka, ajak berbicara, berikan pujian atas apapun misalnya, “rumah anda sangat berwarna, indah sekali”, dan sebagainya.

Dengan berinteraksi dengan masyarakat lokal, kamu akan semakin mengerti budaya didaerah tersebut, kamu juga pastinya akan lebih mudah untuk memotret para orang lokal secara dekat dan merekapun nyaman untuk melakukan itu.

Sadar tidak sadar, dengan lebih mengerti budaya dan adat istiadat suatu daerah, akan lebih mudah juga kamu mencari dan memotret subjek yang sesuai. Gambar tersebutpun akan lebih memberi makna dan cerita. Layaknya ketika kamu ke dokter, sang dokter tentu tidak akan sembarang memberi obat tanpa menanyakan apa keluhanmu kan?

Selain karena kepentingan mengambil foto, sebagai manusia yang tidak lepas akan hubungan sosial, tidak ada salahnya juga kan untuk berinteraksi dengan orang dan budaya baru? Siapa tau kamu juga bisa belajar hal yang baik dan baru.

4. Berpakaian yang “One-Go-Clothes”

Salah memilih pakaian akan jadi hambatan buat kamu untuk mengeksplor suatu tempat guna mendapatkan foto yang keren. Bahkan Susan Seubert, salah satu Fotografer National Geographic, juga menganjurkan untuk memilih pakaian yang friendly dan nyaman untuk dipakai di berbagai tempat dan kondisi. Idealnya pakaian yang kamu pilih pada pagi hari akan nyaman untuk digunakan pada setiap aktifitas yang kamu lakukan sepanjang hari; misalnya dari hiking, naik kuda, sampai ke sesi foto di bintang 4 fine-dining restaurant, jadi kamu tidak perlu buang-buang waktu kembali ke hotel untuk sekedar ganti baju.

Susan juga menekankan bahwa, pakaian yang baik untuk hunting foto saat bepergian harus buat kamu leluasa, karena tanganmu harus fokus dalam mengoperasikan kamera.

Pertama, jika kamu lebih suka menggunakan celana, kamu bisa memilih travel pants seperti gambar di atas untuk kamu menjelajahi destinasi ekstrim dengan nyaman, namun juga bisa digunakan kalau kamu harus melanjutkan aktifitas ke acara yang lebih formal.

Photo: Susan Seubert

Kalau kamu suka pakai rok, gunakan rok multifungsi yang memiliki banyak kantong. Sehingga kamu tidak kewalahan untuk memegang banyak barang sekaligus, dan bisa lebih fokus mengoperasikan kamera kamu untuk mengabadikan keindahan sekitar. Kamu bisa lihat pakaian yang dipakau Susan Seubert pada gambar di atas. Terlihat casual dan nyaman, namun masih cukup fashionable untuk dipakai di acara yang lebih formal.

5. Ingat akan “Rule of Thirds”!

Photo By: Matthew Karsten

Kunci dasar untuk menghasilkan foto dengan komposisi yang baik, adalah dengan mengaplikasikan “Rule of thirds”. Para ahli telah membuktikan bahwa manusia secara natural lebih mudah memfokuskan perhatian mereka pada sudut suatu gambar dibandingkan bagian tengah. Dengan menggunakan “Rule of third”, gambar yang kamu hasilkan akan memiliki komposisi yang seimbang sehingga audience kamu akan lebih nyaman untuk fokus pada object yang kamu presentasikan.

Supaya memudahkan kamu mengambil gambar dengan Rule of Thirds, pastikan kamu menyalakan fitur “grid” di layar kameramu untuk menempatkan objek pada box ketiga pada sudut manapun. Oya, jangan lupa pastikan horisonnya terpotret dengan lurus dan sejajar!

6. Selalu membawa hardisk atau USB!Camera And USB for travel

Online folder seperti google drive, dropbox dan sebagainya memang bisa diandalkan ketika kamu mau mem-back up data atau foto-foto kamu, tapi jaringan internet di satu tempat mungkin tidak sekuat tempat lainnya. Jangan sampai usaha kamu menjadi sia-sia hanya karna foto yang kamu hasilkan tidak ter-back up ke cloud karena jaringan internet yang jelek, atau bahkan harus dihapus sebagian karena memori SD card kamu sudah penuh.

Oleh karena itu, selalu ingat untuk membawa portable hard disk atau USB kemanapun kamu pergi dengan kamera, karena kamu tidak tahu kapan kamu akan membutuhkan si pocket storage mungil ini.

7. Jadilah “Heavy Packer” yang efisien

 

Setiap momen yang kamu jumpai pada saat traveling adalah sesuatu yang mungkin jarang kamu temui atau jarang terjadi i kehidupan kamu shari-hari. Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk berkorban dengan membawa perlengkapan lebih banyak, dibandingkan menyesal nantinya karena barang yang dibawa tidak cukup kapasitasnya untuk mengabadikan momen tersebut.

Misalnya, kamu bisa mempertimbangkan bawa dua kamera lengkap dengan lensa-nya. Yang satu lensanya berukuran 24-105mm, yang kedua berukuran 70-200mm, dengan 2 jenis lensa ini kamu jadi punya pilihan untuk menghasilkan foto terbaik untuk momen yang berbeda. Lalu untuk underwater dan wideshot, kamu bisa pertimbangkan untuk bawa GoPro atau Xiaomi Yi agar kamu bisa mengambil gambar dengan lebih instan dan simple.

Membawa 2 kamera dengan spesifikasi yang berbeda mempermudah kamu untuk memotret banyak angle, misalnya dengan 24mm, kamu bisa mengambil wide shoot; atau dengan 35mm untuk kamu memotret subjek makro; dan 105mm untuk kamu foto dengan memainkan shutter speed dalam keadaan cahaya yang rendah atau malam hari.

Jangan lupa juga untuk bawa tripod, untuk bepergian bawalah lightweight travel tripod. Karena untuk pengambilan gambar yang membutuhkan keadaan yang super stabil seperti timelapse dsb, tripod akan sangat membantu dibandingkan menggunakan tangan sebagai tumpuan. Bawa juga baterai cadangan agar tidak makan waktu untuk meng-charge baterai kamera kamu.

8. Perhatikan keselamatantraveler saling bantu

Satu hal yang paling penting selain tips di atas adalah memperhatikan keselamatan baik saat mengambil gambar maupun saat sedang dalam perjalanan.  Jika medan yang kamu tempuh cukup ekstrim, usahakan agar untuk mencari teman. Jangan ambil resiko terlalu tinggi untuk menghasilkan foto yang berkualitas, karena semua akan jadi sia-sia kalau kamu malah celaka.

Jadi, kalau kamu sudah siap untuk bepergian dan berpetualang pastikan kamu mengabadikan setiap momennya. Lagipula, momen-momen pada saat kamu traveling itulah sangat bernilai dan mungkin tidak akan terulang lagi!

Leave a comment