Originalitas adalah hal terpenting untuk mengambil gambar yang mewakili satu generasi. Mari kita lihat siapa yang membentuk Generasi Z dan hal apa saja yang penting bagi mereka.

Dalam budaya populer, Anda bisa lihat bahwa Generasi Z memiliki inisiatif besar untuk memulai percakapan. Musik, fashion, media sosial dan platform streaming seperti Netflix dan Hulu menjadi media favorit bagi generasi paska milenial ini. Generasi Z dimulai antara tahun 1997 dan 2012, dan mereka adalah generasi konsumen baru untuk pasar visual.

Image yang disebut dengan istilah “Gen Z’, sebagaimana individu dalam kelompok usia itu disebut, dengan cepat menjadi image masa kini dan masa depan: stylish, liberal dalam berpolitik, sexually fluid, dan cool.

Saat anggota Gen Z memasuki masa remaja dan beranjak dewasa, mereka dibawa ke platform media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk menyuarakan pendapat mereka mulai dari perubahan iklim hingga identitas gender. Mereka juga ekspresif, berpartisipasi dalam tantangan, mencoba hal baru dalam fashion, dan menerima orang-orang dari beragam latar belakang.

Jadi, bagaimana para fotografer berhasil menangkap Gen Z dalam segi visual? Bagi generasi yang memandang bagaimana dirinya di masa depan, inilah ulasan tentang bagaimana lensa menangkap secara akurat penggambaran generasi berikutnya.

_______________________________________________________________________________

Siapakah Gen Z?

Dilahirkan antara tahun 1997 dan 2012, anggota tertua dari Gen Z akan berusia 23 tahun ini, dan yang termuda berusia 18 tahun. Pada tahun ini juga, para anggota Gen Z masih mengalami tahun-tahun formal mereka — melalui sekolah dasar, sekolah menengah, perguruan tinggi, dan emosi-emosi yang berkembang selama tonggak waktu tersebut.

Bertentangan dengan kepercayaan pada umumnya, remaja dan anak muda saat ini tidak termasuk dalam kategori “milenial”. Milenial yang sebenarnya lahir antara 1981 dan 1996. Pada tahun ini, generasi milenial termuda berumur 24 tahun dan tertua berumur 39 tahun. Milenial tidak lagi remaja dan anak muda, gelar tersebut milik Gen Z.

Isu-isu apa yang menjadi perhatian para Gen Z?

Mulai dari mengorganisir demo di seluruh dunia, seperti March for Our Lives untuk gun control dan Fridays for Future untuk perubahan iklim, hingga berulang kali menyuarakan tentang pentingnya berpartisipasi dalam pemilu. Remaja dan anak muda Gen Z menghargai isu-isu tertentu dan memastikan dunia tahu peran penting mereka. Berada dibelakang usia para milenial, mereka adalah generasi yang menganggap banyak permasalahan yang sama pentingnya berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Pew Research Center.

Gen Z adalah kelompok umur yang memiliki lebih banyak perbedaan ras. 48% diidentifikasikan sebagai non kulit putih, dan kepercayaan mereka mencerminkan pandangan yang lebih luas dan progresif. Mayoritas dari mereka percaya pada diskusi tentang hubungan sesama jenis, keadilan dan kesetaraan terhadap minoritas, dan keberagaman masyarakat dalam kebiasaan sehari-hari adalah hal baik.

Gen Z juga menghargai pentingnya identitas gender dan seksualitas. Sepertiga dari Gen Z yang saat ini memiliki hubungan dengan seseorang menggunakan kata ganti “mereka” yang bersifat gender-neutral, dan semakin sedikit yang menganggap diri mereka heteroseksual; hanya 66% pada 2017.

_______________________________________________________________________________

Tren apa yang mewakili Gen Z?

Jika budaya internet telah mengajarkan kita sesuatu, Gen Z belajar melalui kreatifitas. Aplikasi media sosial seperti TikTok, Instagram, Youtube, dan sejenisnya telah menjadi panggung dunia untuk Gen Z dari bagaimana cara mereka menjadikannya sebagai aktifitas sehari-hari mereka. Di sisi lain dari interest spectrum, Gen Z berani menyuarakan apa yang menjadi keyakinan dan passion mereka, seperti yang terlihat pada diskusi sosial yang lebih luas seperti gun control dan imigrasi.

Tren Gen Z: Second-hand fashion dan sustainability

Industri fesyen harus memikirkan kembali tentang perkembangan dan model penjualannya berkat kecenderungan Gen Z untuk second-hand fashion dan sustainability. Keterjangkauan dalam harga juga menjadi hal penting yang dicari pembeli dari Gen Z.

Hasilnya, bisnis seperti Depop menjadi tempat tujuan untuk membeli pakaian. Aplikasi jual beli menawarkan pakaian dan aksesoris, menampilkan nama merek yang dicari oleh Gen Z dengan harga diskon. Depop menawarkan pelanggan cara untuk mendapatkan tampilan yang mereka inginkan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar dan memberikan kesempatan kedua bagi pakaian itu sendiri daripada terus menerus membeli pakaian baru yang diproduksi oleh fast fashion, yang berkontribusi besar terhadap masalah limbah bumi.

Tren Gen Z: Identitas Gender dan Seksualitas

Anggota Gen Z mengakui bahwa gender dan seksualitas adalah spectrum, dan kita hidup dalam masyarakat yang lebih menerima hubungan sesama jenis. Penerimaan orang pada spectrum itu dan dengan pasangan sesama jenis adalah normal untuk anggota generasi ini; mereka adalah teman sekelas, rekan kerja, dan influencer favorit mereka.

Tren Gen Z: TikTok

Terlahir dari abu platform 6 detik video, Vine, TikTok menjadi blow up berkat anggota Gen Z yang menciptakan dan mempopulerkan dance challenges seperti Renegade dan Savage, menggunakan lagu seperti Lil Nas X’s “Old Town Road” dan Doja Cat’s “Say So” untuk memanjat tangga lagu billboard, dan lip dubbing dari film.

Aplikasi ini telah memudahkan banyak pengguna untuk menjadi viral. Padukan dengan kesenangan semata-mata karena membuat video dan membagikannya dengan teman dan Anda memiliki pengguna Gen Z yang membentuk apa yang kita lihat dalam mainstream popular culture.

Tren Gen Z: Aktivisme

Gen Z telah memimpin demo dalam beberapa tahun terakhir. Aktivis muda seperti Greta Thunberg dan Emma Gonzalez telah menjadi wajah generasi berikutnya. Generasi muda ini menunjukkan keinginan mereka untuk berubah dalam bentuk protes secara langsung dan online awareness. Remaja dan anak muda selaras dengan isu-isu yang penting bagi mereka, dan aktivisme memberikan mereka kesempatan untuk tidak hanya didengar tetapi juga untuk mendorong komunitasnya.

_______________________________________________________________________________

Mewakili Gen Z Secara Visual dalam Gambar

Untuk generasi yang condong ke fashion, kreativitas, ketidaksesuaian gender, identitas ras campuran, teknologi, dan hubungan sesama jenis, image dari Gen Z harus mencerminkan hal itu. Anggota Gen Z adalah definisi paling tepat untuk individualitas, dan foto yang menunjukkan keberadaan mereka.

Dengan Gen Z yang perlahan-lahan mengambil kendali masa depan dari mainstream culture, dari kepercayaan politik hingga hiburan, memiliki foto yang mencerminkan bahwa perubahan diperlukan untuk perusahaan stok foto. Penampilan dan minat mereka yang bervariasi membuka jalan bagi masa depan yang baru. Masa depan yang mengutamana pentingnya representasi. Visual membentuk apa yang kita anggap normal di TV dan online, sama seperti foto.

Leave a comment